Antibiotik Pada Anak
Cuaca ekstrim terkadang membuat tubuh anak rentan akan virus penyakit, sehingga banyak orang tua kuatir mengenai kesehatan anaknya, tidak jarang ditemui dokter anak yang mudah sekali memberikan resep obat antibiotik pada anak. dr Purnamawati S Pujiarto, SpAK, MMPed mengatakan antibiotik berasal dari kata anti dan bios (hidup, kehidupan). Dengan demikian, antibiotik merupakan suatu zat yang bisa membunuh atau melemahkan suatu makhluk hidup, yaitu mikro-organisme (jasad renik) seperti bakteri, parasit, atau jamur. Antibiotik tidak dapat membunuh virus sebab virus memang bukan “barang” hidup. Ia tidak dapat berkembang biak secara mandiri dan membutuhkan materi genetik dari sel pejamu, misalnya sel tubuh manusia, untuk berkembang biak. Sementara masih kerap terjadi, dokter dengan mudahnya meresepkan antibiotik untuk bayi dan balita yang hanya sakit flu karena virus.
Antibiotik baru dibutuhkan anak ketika terserang infeksi yang disebabkan bakteri. Contoh penyakit akibat infeksi bakteri adalah sebagian infeksi telinga, infeksi sinus berat, radang tenggorokan akibat infeksi kuman streptokokus, infeksi saluran kemih, tifus, tuberkulosis, dan diare akibat amoeba hystolytica.
Namun jika antibiotik digunakan untuk infeksi yang nonbakteri, hal itu malah menyebabkan berkembang biaknya bakteri yang resisten.
Sayangi anak anda, jadilah ibu cerdas dalam hal pemberian obat, sebaiknya silahkan konsultati dengan pihak farmasi sebelum menebus resep yang telah diberikan dokter.


