Strategi Turunkan Kolesterol
Seiring kemajuan jaman, berbagai macam penyakit juga semakin sering ditemukan. Salah satu penyakit yang dianggap berbahaya adalah kolesterol berlebih. Untuk yang memiliki kolesterol total diatas 200 mg/dl disarankan melakukan diet penurunan kolesterol. Semakin tinggi kolesterol darah, makin penting untuk mengambil tindakan perbaikan.
Tidak ada diet kolesterol tunggal karena terdapat berbagai variasi dan pilihan makanan yang bisa memberi efek yang diinginkan. Dasar-dasar berikut sebaiknya dimasukkan ke dalam rencana penurunan kolesterol.
- Kurangi pemasukkan lemak Anda, terutama lemak jenuh (tersaturasi). Disarankan agar pemasukkan lemak tidak melebihi 30% dari kalori total dan lemak jenuh tidak melebihi 8-10% dari total pemasukan kalori.
- Sarapan pagi dengan havermurt merupakan salah satu cara menurunkan kolesterol.
- Jika ingin makan telur cukup putih telurnya saja.
- Minum susu sapi tanpa lemak
- Jika ingin makan daging pilihlah daging ayam atau bebek tanpa kulit, kelinci
- Batasi pemasukkan kolesterol. Disarankan bahwa pemasukkan kolesterol dibatasi tidak melebihi 300 miligram per hari.
- Kendalikan pemasukan kalori total anda untuk menjaga berat ideal Anda.
- Semua sayur-sayuran sangat bagus tapi jangan dimasak dengan santan. Ditumis atau jadi lalapan bisa jadi alternatif.
- Konsumsi porsi makanan yang kaya buah dan sayuran yang mengandung antioksidan beta karoten, vitamin C dan E, dan elemen selenium (makanan ini termasuk wortel, buah sitrun, dan brokoli). Beberapa ahli percaya bahwa penyumbatan arteri terjadi karena proses rumit yang termasuk oksidasi kolesterol. Terdapat kemungkinan bahwa meningkatnya antioksidan bisa memperlambat atau mencegah proses ini dan menjaga agar tidak terjadi penumpukan plak di dinding arteri.
Makanan yang mengandung banyak antioksidan:
- Vitamin C: jeruk, paprika merah, paprika hijau, kentang, brokoli, strawberry.
- Selenium (Se): kacang, bakteri wheat, minyak jagung, minyak safflower, minyak kacang polong, biji-bijian.
- Beta-karoten: wortel, kentang manis, squash, labu, aprikot, peach.
- Vitamin E: kacang Brazil, makanan laut, daging, pepaya.
Cobalah untuk menghindari makanan sebagai berikut karena diduga dapat meningkatkan kadar kolesterol :
- Mentega, goreng-gorengan. Jika memungkinkan sebaiknya menggunakan minyak zaitun atau minyak canola.
- Daging sapi berlemak, gajih sapi dan gajih kambing
- Keju, sosis dan susu lemak tinggi
- Udang, kepiting, kerang, siput dan belut memiliki kadar kolesterol yang tinggi
Dan jika memang kadar kolesterol anda sangat tinggi, ada baiknya menghindari makanan berikut ini karena diduga kolesterolnya sangat tinggi, yaitu cumi-cumi, kuning telur, otak sapi, dan telur puyuh.


